Sebagai petani, Angus Buchan merasa kalau ladangnya di Zambia kurang membuahkan hasil, ditambah lagi dengan situasi politik Zambia yang memanas, membuat Angus memutuskan pindah ke Kwazulu Natal, sebuah daerah di Afrika Selatan untuk memulai kembali dari nol.
Di tempat barunya, dengan hanya berbekal sebuah ladang kecil dan mobil karavan, Angus mengalami kesulitan untuk memulai pertaniannya. Simeon Bhengu, pemuda setempat yang sedang mencari pekerjaan, menawarkan diri untuk membantu Angus di ladangnya. Namun dengan sifatnya yang gampang meledak, Angus hampir saja mencelakakan dirinya dan juga orang disekitarnya. Continue reading


